Friday 29 April 2016

Kecintaan ini membawa hakikat hamba

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم


Kecintaan Kepada Allah menjadikan diri ingin Bertaubat

Semoga Saudara ku semua dalam keadaan sehat walafiat.
Semoga Allah masih memberikan kita Rahmat Nya. Wahai saudara ku. Demi Allah, bahwa Allah yang Maha Penyayang dan Maha Mengawasi.

Tidak cukupkah saudara ku Allah SWT bagi mu ?
Allah SWT yang mempunyai Bumi ini, Langit, Isi bumi dan semua yang kita lihat dan tanpa telewatkan hal yang tak kita tampak pun Allah SWT yang mempunyai.

Saudara ku,
Mungkin kita tak pernah akan bisa suci. Jika kesucian lah yang akan menjadi syarat dalam mencintai Allah SWT. Namun ingat lah Allah SWT yang Maha Raja tak pernah memilah-milih hamba Nya ketika hamba nya ingin bertaubat dan kembali kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman :
Dan barangsiapa berbuat kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampunan (kepada Allâh), niscaya dia akan mendapatkan Allâh Maha Pengampun, Maha Penyayang.” [an-Nisâ’/4:110]

Bukah kah keinginan seluruh manusia untuk di cintai, di kasihi, dan di lindungi ?
Jika harapan itu masih ada dalam hati mu saudara ku. Kembali lah kepada sajadah mu. Menangis lah ingat lah akan dosa-dosa kita. Ternyata Allah tak pernah menghitamkan kata maaf terhadap hamba Nya yang bersalah tapi Allah buka pintu Rahmat, Pintu kasih sayang, Pintu Taubat untuk hamba-hamba Nya yang berdosa.

Memang Allah SWT mampu pasti nya menentukan azab kepada mu. Namun bukan kah Allah telah memberikan jalan untuk berdoa dan sujud memohon Rahmat Nya. jadi Marilah Bersama saudara ku kepada kebenaran. kepada sebenar-benar nya seorang hamba.

" Apa yang akan kau lakukan jika Allah SWT yang Maha mentakdirkan menentukan sesuatu untuk mu yang tak kau sukai ?
"Tak ada kempuan menolak nya saudara ku"
"Disini kita di tuntut tidak sombong " karena semua nya Allah SWT yang tentukan.
dan disini juga kita dituntut untuk tidak berlepas diri dari rahmat Allah SWT karena Allah SWT Maha penyayang.

Waulahua'lam...
Hamba Mohon ampun ya Allah atas kesalahan dalam menyampaikan semua ini.

No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah mengomentar blog ini.
Semoga bermanfaat bagi perkembangan blog ini kedepan!

Akhir Kehidupan Hakiki